Tuesday, February 21, 2017

BAGI YANG MENUNGGU SHALAT

BAGI YANG MENUNGGU SHALAT

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Maukah aku tunjukkan kepada kalian sesuatu yang dengannya Allah menghapus dosa-dosa dan mengangkat derajat?" Para sahabat berkata, "Tentu, wahai Rasulullah." Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Menyempurnakan wudhu pada saat-saat yang tidak disukai, banyak melangkah ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat. Itulah yang namanya ribath (mencurahkan diri dalam ketaatan), itulah yang namanya ribath." (HR. Muslim, no. 251)

Itulah yang namanya ribath. Ribath asalnya bermakna menahan diri dari sesuatu. Disebut ribath di sini maksudnya orang yang melakukannya berarti menahan diri untuk melakukan amalan tersebut terus menerus (menyempurnakan wudhu saat sulit, banyak melangkah ke masjid, dan menunggu shalat). Ada juga yang memaknakan yang dimaksud adalah itulah ribath (penjagaan) yang paling afdhal. Yang lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud adalah itulah ribath yang paling mudah dan mungkin dilakukan.

Selengkapnya baca di sini:
https://rumaysho.com/15383-keutamaan-menunggu-shalat.html

Silakan share!
Moga terus istiqamah dalam ibadah.

---

Muhammad Abduh Tuasikal
RumayshoCom

*KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI TERHADAP WANITA*

*KEPEMIMPINAN LAKI-LAKI TERHADAP WANITA*

👤 Al-Ustâdz Andy Fahmi Halim, Lc. حفظه الله
(Dosen STAI Ali bin Abi Thalib Surabaya) 📝

Setiap rumah harus ada pemimpin yang mengatur urusan rumah tangga, mengurusi, menjaga, mengayomi seluruh anggota keluarga yang ada di dalam rumah. Dan pemimpin sepatutnya untuk didengar dan dita'ati selama tidak memerintahkan untuk bermaksiat kepada Allah Ta'ala.

Pemimpin dalam rumah tangga adalah suami. Dan yang menjadikan seorang suami sebagai pemimpin rumah tangga adalah Allah Ta'ala. Sebagaimana firman-Nya:

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ

_"Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka."_ [QS. An-nisa' : 34]

Dijadikannya suami pemimpin atas istrinya - sebagaimana ayat di atas - adalah karena 2 sebab:

1⃣  Allah telah memberikan kelebihan bagi laki-laki dibandingkan dengan perempuan. Yaitu kelebihan sejak pada penciptaanya; berupa kekuatan, kecerdasan, keuletan dan kesabaran. Serta dengan apa yang dikhususkan oleh Allah kepada kaum laki-laki, seperti:

▶ Diutusnya para Nabi dari kaum laki-laki

▶ Kepemimpinan suatu negara

▶ Persaksian seorang laki-laki sebanding dengan 2 orang perempuan

▶ Dalam warisan, anak laki-laki mendapatkan dua kali bagian perempuan

▶ Laki-laki boleh menikahi 4 istri, sedangkan wanita hanya boleh menikah dengan 1 orang suami

▶ Allah menjadikan pernikahan, rujuk dan cerai ada di kekuasaan laki-laki

▶ Seorang anak dinasabkan kepada ayahnya

▶ Jihad diwajibkan bagi kaum laki-laki

2⃣  Allah menjadikan kepemimpinan pada suami disebabkan karena nafkah yang diberikan suami kepada istri. Seorang suami memiliki kewajiban untuk menafkahi istri sejak terjadinya akad nikah. Suami juga wajib untuk memberikan mahar, makanan, pakaian, tempat tinggal serta kebutuhan lainnya. Bahkan ketika istri sudah dicerai dan masih dalam masa iddah, seorang suami tetap berkewajiban untuk memberikan nafkah.

Dan untuk menguatkan besarnya hak seorang suami atas istrinya, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ، لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا.

_"Seandainya aku berhak memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada manusia, sungguh aku akan memerintahkan seorang istri untuk bersujud kepada suaminya"_. [HR. At-Tirmidzi 1159, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani].

📄 Diringkas dari pembahasan pertama kitab فقه التعامل بين الزوجين [Fikih pergaulan suami istri] karya Syaikh Musthafa Al-Adawy حفظه الله

Kajian Islam Ilmiah
Join : https://t.me/KiiDotCom

Berilmu sebelum Berkata dan Beramal

♻ Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁 Grup WA & TG : Dakwah Islam
🌐 TG Channel : @DakwahIkhwan

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

Monday, February 20, 2017

*Membaca Al Quran tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu*

⏰ *Membaca Al Quran tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu*

```Secara hitungan matematika dunia, membaca Al Quran tampak seakan-akan mengurangi waktu. Dari total 24 jam dalam sehari, seolah-olah berkurang sekian detik, sekian menit atau sekian jam jika digunakan untuk membaca Al Quran.```

_Tapi, tahukah kamu bahwa waktu yang kamu gunakan untuk membaca Al Quran itu sebenarnya tidak hilang begitu saja. Ia akan diganti oleh Allah dengan keberkahan yang berlipat ganda._

*Apa itu keberkahan?*

```Keberkahan artinya pertambahan dan pertumbuhan.📊 Wujudnya bisa bermacam-macam. Misalnya, pekerjaanmu beres, produktivitasmu meningkat, keuntunganmu bertambah, kesehatanmu terjaga dan seterusnya.```

_Itu adalah wujud keberkahan yang akan diperoleh oleh orang yang membaca Al Quran._

*Pernahkah anda mendengar tentang orang yang stress? Atau orang yang sedang kebingungan mencari inspirasi? Atau orang yang kesulitan menyelesaikan pekerjaannya? Atau orang yang waktunya habis sia-sia tanpa produktivitas?*

```Itu adalah bentuk-bentuk kehilangan umur yang disebabkan tidak berkahnya waktu.```

_Tahukah kamu bahwa dahulu para ulama bisa menulis karya-karya agung yang jumlahnya melebihi bilangan umur mereka? Padahal saat itu belum ada mesin ketik, apalagi komputer. Semuanya ditulis manual dengan tangan dan peralatan yang sangat sederhana, ditambah kondisi yang lebih sulit daripada kondisi sekarang._

*Mengapa mereka bisa? Jawabnya karena waktu mereka penuh berkah.*

```Dari mana keberkahan itu? Jawabnya dari membaca Al Quran.```

*Perhatikan kisah berikut: Ibrahim bin Abdul Wahid Al Maqdisi berwasiat kepada Al Dhiya Al Maqdisi sebelum yang terakhir pergi menuntu ilmu:*

☄```"Perbanyaklah membaca Al Quran. Jangan kamu tinggalkan. Karena kemudahan yang akan kamu peroleh dalam pencarianmu akan berbanding lurus dengan kadar yang kamu baca."```

_Al Dhiya mengatakan, "Lalu aku renungi hal itu dan aku praktekkan berkali-kali. Setiap kali aku membaca banyak, semakin mudah aku menghafal hadits dan menulisnya. Jika aku tidak membaca, tidak mudah aku melakukannya."_

Sumber: "Dzail Thabaqat al Hanabilah" karya Ibnu Rajab al Hambali.

*Jadi, jelaslah bahwa membaca Al Quran membawa keberkahan sehingga waktu yang kita miliki bisa lebih bermakna dengannya.*

👉```Terakhir pesan saya, jangan kamu membaca Al Quran di waktu luangmu, tapi luangkanlah waktumu untuk membaca Al Quran.```

Keunikan bahasa arab

*KEUNIKAN BAHASA ARAB*

Coba kita baca ungkapan bahasa Arab di bawah ini :

خَيْرُ النَّاسِ مَنْ كَفَّ فَكَّهُ وَفَكَّ كَفَّهُ 
وَشَرُّ النَّاسِ مَنْ فَكَّ فَكَّهُ وَكَفَّ كَفَّهُ 
ْفَكَمْ مِنْ فَكَةِ كَفٍّ كَفَتْ فُكُوكَهُمْ 
ْوَكَمْ مِنْ كَفَةِ فَكٍّ فَكَتْ كُفُوفَهُمْ 
كَفُّوا فُكُوكَكُمْ وَفَكُّوا كُفُوْفَكُمْ .

Menarik tidak?? 😊😃

 Berikut artinya:

_Sebaik² manusia adalah orang yang bisa menahan mulutnya (yaitu menjaga ucapannya) dan membuka tangannya (yaitu ringan tangan dan suka membantu)_

_Sejelek² manusia adalah orang yang suka membuka mulutnya (yaitu tidak menjaga mulutnya) dan menahan tangannya (yaitu tidak suka menolong)_

_Betapa banyak orang yang membuka tangannya (suka menolong) menahan mulutnya (menjaga ucapannya)_

_Dan betapa banyak orang yang menahan tangannya (tidak suka menolong) membuka mulutnya (tidak menjaga ucapannya)_

_Tahanlah mulut² kalian (yaitu jagalah mulut kalian) dan bukalah tangan² kalian (yaitu suka menolong)_

📖 EKSPLORASI :

Ini adalah keistimewaan bahasa Arab, hanya berbekal dua huruf utama, yaitu huruf ف dan ك yang terkombinasi bisa menjadi petuah yang sarat manfaat.

Perhatikan ketika huruf ف dan ك terkombinasi :

💡Berfungsi sebagai "fi'il"  (verba)
👉Kata كفّ  bermakna منع yaitu mencegah / menahan
👉Kata فكّ bermakna حل وفض وأطلق yaitu melepaskan, membuka atau membebaskan

💡Berfungsi sebagai "isim" (nomina)
👉Kata كف atau الكف yang bentuk plural nya الكفوف، bermakna tangan, telapak tangan beserta jari jemarinya.
👉Kata فك atau الفك yang bentuk plural nya الفكوك, bermakna rahang, tulang rahang.

✏Dinamika dan kekuatan Bahasa Arab, yang terlihat dari kekayaan "ashwat" (fonetis) dari beberapa huruf yang sama. Misalnya, huruf ك – ل – م, memiliki komposisi bervariasi yg memiliki kekuatan makna tersendiri sesuai komposisi masing². Misalnya, dari tiga huruf di atas :
Ka-la-ma (كَلَمَ) bermakna جَرَحَ (melukai)
Ka-mu-la (كَمُلَ) bermakna sempurna
La-ka-ma (لَكَمَ) bermakna menempeleng
ma-ka-la (مَكَلَ) bermakna menyusut, berkurang
ma-la-ka (مَلَكَ) yang bermakna memiliki

*Keistimewaan ini hanyalah dimiliki oleh Bahasa Arab.*

💎Kekayaan kosakata dan sinonim (murâdif).
Untuk menyebutkan kata mulut, di dalam bahasa Arab bisa disebut
ثَغْر ؛ فَم ؛ فُتْحَة ؛ فُو ؛ فُوْه ؛ فُوّهَة ؛ فِيه ؛ فاه ؛ مَبْسِم؛ فك
Untuk menyebutkan kata tangan, bisa disebut :
إصْبَع ؛ إمْضاء ؛ تَوْقِيع ؛ حَوْز ؛ حِيَازَة ؛ دَور ؛ ضِلْع ؛ كَفّ ؛ مُسَاعَدَة ؛ يَد

✏Tahukah anda, di dalam bahasa Arab, kita bisa mendapati
21 kata sinonim (murâdif) utk kata cahaya
52 kata sinonim utk kegelapan
9 sinonim utk matahari
50 sinonim utk awan
64 sinonim utk hujan
170 sinonim utk air
100 sinonim utk jenggot
dan ribuan kata lainnya.

✏Kecermatan (diqqoh) makna pada tiap kata, walaupun kaya dengan sinonim.
Misal, untuk kata "melihat" memiliki bbrp sinonim, namun memiliki penekanan makna yang berbeda.

Seperti :
👁kata نظر artinya memandang/melihat
👁kata رمق artinya melihat dg sedikit membelalakkan mata
👁kata لحظ artinya melihat secara diam², atau melirik
👁kata حدج artinya melihat sepintas dengan tajam
👁kata رنا artinya melihat dg lama dan terdiam
👁kata حدق artinya melihat dg melotot
Dll.

👍🏼Keindahan bahasa Arab inilah yang membuat para orientalis semisal Ignazio Guidi (Orientalis Italia), atau Ernest Renan (padahal dia pembenci Arab), harus mengakui bahwa keistimewaan bahasa Arab itu kosakatanya begitu bersenandung, kaya dengan tasybihât (metafor) yg begitu memukau, lafazh (redaksi) walau kaya sinonim (murôdif) yang begitu signifikan, struktur gramatikal yg ringkas dan sederhana, dan kaya akan komposisi baik dari tarkîb (sintaksis), sharaf (morfologi), isytiqâq (derivasi) atau dilâlah (semantik)-nya.

*Sungguh, alangkah meruginya orang yang enggan atau tidak mau belajar bahasa Arab.*

🕌🕌اللغة العربية مفتاح الإسلام 🕌🕌

Bahasa Arab itu kunci memahami Islam.

BILA ALLAH TIDAK MENGHENDAKI KITA LAGI

🌾 *BILA ALLAH TIDAK MENGHENDAKI KITA LAGI*🌾

Allah akan sibukkan kita dengan urusan dunia.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan anak-anak.

Allah akan sibukkan kita dengan urusan menjalankan perniagaan dan harta.....

Allah akan sibukkan kita dengan urusan mengejar karir, pangkat dan jabatan.....

Alangkah ruginya karena kesemuanya itu akan kita tinggalkan.....

Sekiranya kita mampu bertanya pada orang-orang yang telah pergi terlebih dulu menemui Allah Subhana Wa Ta'alla  dan jika mereka diberi peluang untuk hidup sekali lagi,
Tentu mereka akan memilih untuk memperbanyak amal ibadah.....

sudah semestinya mereka memilih tidak lagi akan bertarung mati-matian untuk merebut dunia, yang sudah jelas-jelas tidak bisa dibawa mati.....

Karena tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah Allah, beramal dan beribadah kepada Allah..........

Kita mungkin cemburu apabila melihat orang lain lebih dari kita, dari segi gaji, pangkat, harta, jabatan, rumah besar, mobil mewah.....

Kenapa kita tidak pernah cemburu melihat ilmu agama orang lain lebih dari kita.....

Kita tidak pernah cemburu melihat orang lain lebih banyak amalan dari kita.....

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain bangun di sepertiga malam, sholat tahajud dan bermunajat kepada Allah.....

Kita tidak pernah cemburu apabila melihat orang lain setiap hari sholat subuh berjamaah di masjid dekat rumah kita.....

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain ganti kendaraan dengan yang lebih mewah.....

Kita cemburu apabila melihat orang lain bisa setiap tahun liburan.....

Kita hanya cemburu apabila melihat orang lain  bergelimang harta, tahta dan Wanita. Cemburu karena dia bisa jadi gubernur, bupati ataupun Walikota.....

Tetapi jarang kita cemburu apabila melihat orang lain yang bisa khatam Al'Quran sebulan dua kali.....

kita jarang cemburu apabila melihat mualaf yang Faham isi AlQur'an.....

Kita jarang cemburu apabila melihat orang lain berbuat untuk menegakkan Akidah Islam.....

Kita jarang cemburu kepada orang yang berjihad di jalan Allah.....

Kita jarang cemburu kepada orang yang mewakafkan dirinya dan semua Hartanya dijalan Allah......

Setiap kali menyambut hari ulang tahun, kita sibuk mau merayakan sebaik mungkin,
tetapi kita telah lupa dengan bertambahnya umur kita.....
maka panggilan Illahi makin bertambah dekat...

Kita patut bermuhasabah mengenai persiapan ke satu perjalanan yang jauh, yang tidak akan kembali untuk selama-lamanya. Karena Hidup di dunia menentukan kehidupan yg kekal nanti di akhirat..........

Sesungguhnya

MATI itu PASTI....

ALAM KUBUR itu BENAR, 

HISAB itu BENAR, 

MAHSYAR ALLAH itu BENAR,

SYURGA dan NERAKA itu BENAR.......

Penyesalan itu selalu terlambat.......
Menunda Taubat menunggu usia Tua.....
Itupun kalau masih sempat....
Sebab syarat MATI gak harus tua, gak harus sakit.....

Penyelesaian masalah hidup adalah melalui iman dan amal.
Iman sebesar zarrah pun, Allah muliakan dgn syurga 100x dunia"

Lalu mengapa kita tak mau menambah bekal hidup kita dengan Iman, Ibadah dan Amalan baik.....???

Mudah-mudahan hidup kita selamat di dunia dan Akhirat dan selalu bermanfaat untuk Ummat dan kita termasuk orang-orang yang Allah ridhoi, untuk masuk ke syurgaNya.....

آمـــــين يا ربّ العالمــين

Doa doa bermanfaat di musim hujan

*Doa-doa Bermanfaat di Kala Musim Penghujan*

*Saat Angin Kencang*

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺇﻧﻲ ﺃﺳﺄﻟﻚ ﺧﻴﺮﻫﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺧﻴﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
ﻭﺃﻋﻮﺫ ﺑﻚ ﻣﻦ ﺷﺮﻫﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﻓﻴﻬﺎ ﻭﺷﺮ ﻣﺎ ﺃﺭﺳﻠﺖ ﺑﻪ
"Allahumma innii as'aluka khairaha wa khaira maa fiihaa wa khaira maa ursilat  bihi.
wa 'udzu bika min syarriha wa syarri maa fiihaa wa syarri maa ursilat bihi"

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, dan kebaikan yang terkandung padanya serta kebaikan apa yang dibawanya...
Dan aku berlindung kepada-Mu dari kejelekannya, dan kejelekan yang ada padanya, dan kejelekan apa yang dibawanya..."
[HR Bukhari 4/76, Muslim 2/616]

*Bila Mendengar Petir*

ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻳﺴﺒﺢ ﺍﻟﺮﻋﺪ ﺑﺤﻤﺪﻩ ﻭﺍﻟﻤﻼﺋﻜﺔ
ﻣﻦ ﺧﻴﻔﺘﻪ
"Subhaanalladzi yusabbihur ra'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi"

"Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memujiNya, begitu juga para malaikat, karena takut kepadaNya.."
[Al-Muwaththa' 2/992, Al-Albani menyatakan Shahih Mauquf]

*Ketika Turun Hujan*

"Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan,
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻴﺒﺎ ﻧﺎﻓﻌﺎ
"Allahumma shoyyiban nafi'an"

"Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat"
[HR Bukhari: 1032]

*Adapun Apabila Hujan Lebat*

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berdo'a,
ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺣﻮﺍﻟﻴﻨﺎ ﻭﻟﺎ ﻋﻠﻴﻨﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺂﻛﺎﻡ ﻭﺍﻟﻈﺮﺍﺏ ﻭﺑﻄﻮﻥ ﺍﻟﺄﻭﺩﻳﺔ ﻭﻣﻨﺎﺑﺖ ﺍﻟﺸﺠﺮ

"Allahumma haawalaina wa laa 'alaina. Allahumma 'alal aakami, wazh dzhiroobi, wa buthunil awdiyati, wa manaabitisy syajari"

"Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami.
Ya Allah, turunkanlah hujan di dataran tinggi, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.."
[HR Bukhari: 1/224, Muslim: 2/614]

*Dan... Setelah Turun Hujan*

ﻣﻄﺮﻧﺎ ﺑﻔﻀﻞ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺭﺣﻤﺘﻪ.
'Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih"

"Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah"
[HR. Bukhari: 1/205, Muslim: 1/83]

Sumber: Hishnul Muslim (telah diterjemahkan)

Monday, February 13, 2017

MUSIBAH AKHIR ZAMAN?

Saya perturunkan teks khutbah imam masjidilharam tentang bahayanya media sosial, ia panjang tapi bacalah pelan2, lepas tu bagilah pandangan berkaitan dgn apa yg sedang dibincang ini;

MUSIBAH AKHIR ZAMAN?

Imam Masjidil Haram Asy-Syaikh Su'ud asy-Syuraim ketika membaca khutbah Juma'at beliau berkata:

"Adakah kita  tidak melihat perubahan dalam hidup kini setelah masuknya Whats App, Facebook, Instagram dan lain-lainnya dalam kehidupan kita?

Hal ini merupakan Ghazwul fikri (perang pemikiran) yang menyerang akal, namun sangat sayang kita telah tunduk padanya dan kita telah jauh dari deen Islam yang lurus dan dari zikir kepada Allah ta'ala.

Kita telah menjadi penyembah-penyembah dan penagih Whats App, Twitter, Facebook, youtube, Instagram dan seangkatan dengannya.

Kenapa hati kita menjadi keras ?
Itu akibat seringnya kita melihat video yang mengasyik dan melalaikan dan juga kejadian2 yang dishare di Whats App.

Banyak perkara pelik-pelik dan hiburan di sana sini yang melalaikan.

Hati kita kini mempunyai kebiasaan yang tidak lagi takut pada sesuatu pun. Oleh itu hati mula mengeras seperti batu.

Kenapa kita berpecah belah dan kita putus tali persaudaraan ???

Kerana kini silaturrahim kita hanya melalui Whats App saja, seakan-akan kita bertemu di alam maya sahaja setiap hari.

Namun bukan begini tata cara bersilaturrahim dalam agama Islam. Kita bongkak dengan diri kita, teknologi di hujung jari kita ada.

☎  Kenapa kita sangat sering mengumpat, padahal kita tidak sedang duduk dengan seorang pun.

Itu kerana saat kita mendapatkan satu message yang berisi ghibah (umpatan) terhadap seseorang atau suatu kelompok, dengan cepat kita sebar ke group2 lain.

Dengan begitu cepatnya kita mengghibah (mengumpat), sedang kita tidak sedar berapa banyak dosa yang kita dapatkan dari hal itu setiap hari.

Sayang sungguh, kita telah menjadi penagih teknologi ini.

Kita makan, handphone ada ditangan kiri kita.
Kita duduk bersama teman-teman, HP ada di genggaman.

Suami-isteri tidak bertegur. Isteri lupakan kebaikan suami.Terlalu sibuk dengan handphone di tangan....

Berbicara dengan ayah dan ibu yang wajib kita hormati, akan tetapi hand phone ada di tangan pula.

Sedang memandu, HP juga di tangan.
Hinggakan anak-anak kita pun telah kehilangan kasih sayang dari kita, kerana kita telah berpaling dari mereka dan lebih mementingkan handphone.

Aku tidak ingin mendengar seseorang yang memberi pembelaan pada teknologi ini. Kerana sekarang, jika sesaat saja HP kita tertinggal betapa kita merasa sangat kehilangan.

Adakah perasaan seperti itu ada juga pada ketika solat dan tilawatul Qur'an "???

Adakah kita yang mengengkari hal ini ?
Dan siapakah yang tidak mendapatkan perubahan negatif dalam kehidupannya setelah masuknya teknologi ini pada kehidupan seseorang muslim dan setelah menjadi ketagih ?

Demi Allah, siapakah yang akan menjadi teman kita nanti di kubur ? Apakah Hand Phone ?

Mari kita sama-sama kembali kepada Allah, jangan sampai ada hal-hal yang menyibukkan kita dari tanggungjawab dan agama kita.

Kita tidak tahu berapakah sisa-sisa umur kita"

Jangan disembunyikan nasihat ini, agar tidak menjadi seseorang yang menyembunyikan ilmu.

Semoga handphone yang kita miliki adalah wasilah (alat) untuk kebaikan dan bukan wasilah dalam keburukan...."