Renungan pagi
Bismillah.
Saat itu, seorang ustadz bergelar Lc sedang mengisi taushiyyah di sebuah Sekolah Tinggi Agama Islam di kota kami.
Dalam mau'izhahnya, beliau berkata:
"Sungguh malu rasanya ya Ikhwah, bila kita meninggal dunia, menghadap kepada Allah, dalam keadaan di dada-dada kita tak ada secuilpun hafalan Al-Qur'an……"
Beliau lantas tertunduk. Kedua matanya sekilas terlihat memerah. Kemudian beliau terisak dalam tangisan yang sangat menyentuh.
Benar. Benar sekali. Itulah kita… Kita yang terlalu santai dan lalai. Kita yang masih bisa tertawa terbahak-bahak, padahal jiwa kita kosong dari Al-Qur'an. Kita yang berjalan gagah tanpa rasa malu, padahal juz 30 pun tak terhafalkan.
Kita amat pandai beralasan tak ada waktu, sibuk, repot bekerja. Tapi entah mengapa, futsal selalu tak pernah absen, ngegame hampir tiap malam, jalan-jalan tiap akhir pekan, fesbukan hampir tiap jam, ngobrol tiap ada kesempatan……. Tak ada waktu??
Bukan tak ada waktu. Tapi tak ada "hati" dan "usaha" untuk memulainya. Tak ada 'azam dan himmah untuk menjaga Kalam-Nya.
Tak ada waktu. Itu pula yang akhirnya membuat diri tak segera bergerak untuk lebih serius mempelajari agama. Tak terlihat di majelis ilmu. Tak berhasrat belajar bahasa Arab. Tak terbetik mendalami tahsin. Hanya karena satu: Tak ada waktu.
Padahal, Rabb 'Azza wa Jalla yang di atas langit ketujuh Maha Tahu, kemanakah alokasi waktu 24 jam sehari yang dianugerahkan kepada kita. Allah tidak tidur. Dia Maha Melihat dan Mengetahui.
Kelak, bila nikmat waktu ini dipertanyakan di hadapan Allah, jawaban apakah yang akan terucap dari lisan kita??
Malu memang. Malu sungguh. Seumur-umur hidup juz 30 saja tidak hafal. Apalagi juz-juz yang lain.
Ya Allah… Ampunilah hamba-Mu yang lalai ini. Semoga masih tersisa hari untuk hamba-Mu membaca, mentadabburi, dan menghafal ayat-ayat agung-Mu…………
Monday, January 23, 2017
Renungan Pagi. Kapan kita mulai menghafal alquran
Tuesday, January 17, 2017
Yang mau kuliah ke negeri tauhid/arab saudi gratis.....
Yang mau kuliah ke negeri tauhid/arab saudi gratis.....
Kalo ada famili yang memerlukan dan yang berminat
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM
Beasiswa Saudi
Dalam rangka kaderisasi ulama, Ma'had I'dad Al-Aimmah wad Du'at yang berlokasi di Mekkah, di bawah bimbingan Robithoh 'Alam Islamy, membuka Program Diplom 'Aam atau Dirosat 'Ulya selama dua semester (satu tahun). Dengan durasi belajar 5 jam dalam sehari, dimulai dari pukul 07.30 – 12.20 waktu setempat.
Persyaratan:
- Memiliki kemampuan berbahasa arab baik secara lisan maupun tulisan.
- Umur pelamar tidak boleh lebih dari 45 tahun.
- Mengisi formulir resmi (dapat didownload disini).
- Fotocopy ijazah S1 yg sudah dilegalisir, atau scan ijazah asli dan transkrip nilai (jika tidak berbahasa arab harus diterjemahkan oleh penerjemah resmi).
- Scan paspor asli yang masih berlaku.
- 2 Tazkiyah dari tokoh agama atau lembaga/ormas Islam.
- Pas foto 4×6 (4 lembar).
Fasilitas:
- Uang saku bulanan 850 Riyal.
- Asrama dan gedung perkuliahan.
- Makan tiga kali sehari.
- Tiket pesawat PP.
- Haji bersama para tamu undangan Robithoh Alam Islamy.
- Modul kuliah gratis.
Cara Pendaftaran:
Semua berkas dikirimkan ke alamat email: Admin@itimams.net
Tidak ada batas akhir pendaftaran, karena ini adalah program tahunan Robithoh Alam Islamy. Semua berkas yang masuk ke kantor penerimaan Ma'had akan ditampung dan dirapatkan untuk penentuan kelulusan.
Info selengkapnya bisa dilihat disini
Atau kirimkan pertanyaan ke alamat email:info@itimams.net
Lowongan beasiswa
Barangkali ada temen atau saudara yg lagi mencari beasiswa..
Beasiswa S1 di Universitas Ummulqura Mekkah, Arab Saudi https://t.co/dJtbaA8Asz
Beasiswa S2 dan S3 di Universitas Qassim, Arab Saudi https://t.co/ewZplhxdo8
Buruan, Beasiswa di King Abdul Aziz University 2016/2017 https://t.co/UGtKM6Mnvn
Tentang Beasiswa Pascasarjana (S2 dan S3) di KAUST Jeddah, Arab Saudi http://dlvr.it/CjfDRF
Buruan Beasiswa di KAUST Jeddah, Arab Saudi 2016/2017 http://manhajuna.com/buruan-beasiswa-di-kaust-jeddah-arab-saudi-20162017/
Beasiswa Diploma Tinggi Untuk Pengajar Bahasa Arab di Imam University, Riyadh http://dlvr.it/CqkLlk
Buruan, Beasiswa Pascasarjana di King Saud University Riyadh http://dlvr.it/CrbncJ
Beasiswa S2 Studi Islam Oleh Qatar Faculty of Islamic Studies http://dlvr.it/CsXqw1
Beasiswa Ma'had I'dad Aimmah wa Du'at, Mekkah http://dlvr.it/CvWkj3
Sunday, January 15, 2017
Sbmptn dan snmtpn 2017
Pada hari Jumat, 13 Januari 2017, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir, telah meluncurkan secara resmi dimulainya kegiatan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2017. Persemian dilakukan di Auditorium Utama Kemenristekdikti dengan dihadiri para pejabat di lingkungan Kemenristekdikti, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, dan Dirjen Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, para Rektor PTN seluruh Indonesia, serta Wakil dari beberapa Sekolah SMA/SMK/MA .
SNMPTN dan SBMPTN 2017 dilaksanakan dengan landasan konseptual sebagai berikut:
Membangun satu kesatuan sistem pendidikan nasional melalui integrasi vertikal pendidikan menengah dengan pendidikan tinggi;
Memberikan pengakuan terhadap semua prestasi akademik siswa selama menempuh pendidikan menengah sebagai pertimbangan dalam penerimaan mahasiswa baru di PTN;
Memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada seluruh siswa lulusan sekolah menengah yang mempunyai prestasi akademik terbaik di seluruh Indonesia untuk dapat mengikuti pendidikan tinggi program sarjana di seluruh PTN di Indonesia tanpa deskriminasi;
Memberikan peran kepada sekolah menengah untuk ikut bersama-sama dengan PTN dalam proses penerimaan mahasiswa baru
Membangun budaya akademik yang menjunjung tinggi nilai kejujuran dan edukasi nasional penggunaan teknologi informasi
Sebagai wahana perekat bangsa karena diikuti oleh siswa lintas wilayah diseluruh Indonesia sehingga dalam kampus PTN terbangun komunitas Bhineka
Selanjutnya berdasarkan Peraturan Menteri Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor No 126 Tahun 2016 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada PTN , diatur bahwa Pola Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada PTN meliputi:
Pertama, jalur SNMPTN, yaitu seleksi berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik calon mahasiswa;
Kedua, SBMPTN, yaitu seleksi berdasarkan hasil ujian tertulis dengan metode cetak (paper based testing) atau komputer (computer based testing), atau kombinasi hasil ujian tertulis dan ujian keterampilan calon mahasiswa; dan
Ketiga, Seleksi Mandiri, yaitu seleksi yang diatur dan ditetapkan oleh masing-masing PTN.
Mengenai jumlah alokasi daya tampung 100 % pada setiap program studi PTN untuk ketiga jalur tersebut distribusinya sebagai berikut:
SNMPTN paling sedikit 30%;
SBMPTN paling sedikit 30%; dan
Seleksi Mandiri paling banyak 30%.
Pelaksanaan seleksi melalaui SNMPTN berdasarkan hasil penelusuran prestasi dan portofolio akademik dengan persyaratan sekolah untuk SMA/SMK/MA daoat mendaftarkan siswanya sebagai berikut :
Akreditasi A : 50 % terbaik di sekolahnya;
Akerditasi B : 30 % terbaik di sekolahnya;
Akreditasi C : 10% terbaik di sekolahnya;
Akreditasi lainnya : 5% terbaik di sekolahnya
Adapun pelaksanaan SBMPTN berdasarkan UJIAN TERTULIS dengan bentuk Computer Base Testing (CBT) atau Paper Base Testing (PBT), atau kombinasi hasil UJIAN TERTULIS DAN UJIAN KETERAMPILAN. Untuk ujian berbentuk CBT pada SBMPTN 2017 ditetapkan peningkatan jumlah peserta mencapai 30.000 peserta.
Sedangkan untuk jalur Seleksi Mandiri, dilaksanakan sendiri oleh masing-masing PTN setelah pengumuman SBMPTN. Seleksi Mandiri oleh masing-masing PTN salah satunya dengan menggunakan atau memanfaatkan nilai hasil tes SBMPTN yang difasilitasi oleh Panitia Pusat. Pelaksanaan Seleksi Mandiri oleh masing-masing PTN hanya dilakukan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.
Calon peserta dari kalangan keluarga tidak mampu dapat mendaftar Program Bidikmisi dan harus mendaftar terlebih dahulu sebagai Calon peserta penerima Bidikmisi terlebih dahulu ke laman http://belmawa.ristekdikti.go.id/bidikmisi
Kemudian, guna menjamin kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaan SBMPTN Panitia telah bekerjasama dengan PT Telkom, Bank Mandiri, dan Bank BNI, serta Bank BTN. Panitia telah mendapat jaminan bahwa sekolah dan siswa yang berasal dari daerah-daerah dengan keterbatasan akses, dapat menggunakan jasa outlet Plasa Telkom setempat untuk membantu proses pendaftaran online.
Kepada masyarakat khususnya para calon apabila memerlukan informasi lebih lanjut dapat menggunakan layanan informasi resmi melalui : laman SNMPTN http://www.snmptn.ac.id dan http://halo.snmptn.ac.id serta call-center 0804 - 1450 450.
Adapun layanan informasi resmi untuk SBMPTN melalui http://www.sbmptn.ac.id dan http://halo.sbmptn.ac.id dan call-center 0804 - 1456 – 456.
Saturday, January 14, 2017
*YUK GANTI UCAPAN KITA DENGAN DOA*
*YUK GANTI UCAPAN KITA DENGAN DOA*
Jangan ucapkan "0k"
👉ucapkan "In syaa Allah"
اِنْ شَآ ءَ اللَّهُ
Jangan ucapkan "wow"
👉ucapkan "SubhanAllah"
سُبْحَانَ اللهُ
Jangan ucapkan "hebat"
👉ucapkan "Masyaa Allah"
مَاشَآءَاللّهُ.
Jangan ucapkan "saya baik2 saja"
👉ucapkan "Allhamdulillah"
الْحَمْدُ لِلَّهِ
Jangan ucapkan "Terimakasih"
👉ucapkan "Jazaka(ki,kumu)llahu Khairan"
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
Jangan ucapkan "Hati2 ya...sampai jumpa"
👉ucapkan "Fii Amanillah"
فِي أَمَانِ الله
Jangan ucapkan "Hello"
👉ucapkan "Assalamu alaikkum Warahmatullah"
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
doa yg indah untuk berterima kasih pada Allah
pada semua kesempatan
"allahumma a'inni
'ala dzikrika wa syukrika
wa husni 'ibadatika"
اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ
عِبَادَتِكَv
Mari kita sama-sama membetulkan* :
★ *Aamiin*,
★ *In Syaa Allah , dan
★ *Menyingkat kata Assalamu'alaikum*.
💦💦💦💦💦
★ Dalam bahasa Arab ada 4 kata amin yg berbeda makna :
- Amin = Aman
- Aamin = Meminta perlindungan
- Amiin = Jujur
- Aamiin = Ya Allah, kabulkanlah do'a kami
Kita seharusnya tidak menulis :
Insya Allah = Menciptakan Allah (naudzubillah ..)
Tapi pastikan kita menulis :
In Syaa Allah = dengan izin Allah
💦💦💦💦💦
★ Assalamu'alaikum, jgn disingkat, karena ;
1. As = Orang bodoh ; keledai
2. Ass = Pantat
3. Askum = Celakalah kamu
4. Assamu = Racun
5. Samlekum = Matilah kamu
6. Mikum = Dari bahasa Ibrani Mari Bercinta.
- Salam pendek,
- Salam sedang dan
- Salam panjang telah dicontohkan oleh Nabi
dan tidak merubah makna aslinya :
1⃣ *Salam pendek* : "Assalamualaikum".
- Dengan 10 kebaikan.
2⃣ *Salam sedang* : "Assalamu'alaikum warahmatullah".
- Dengan 20 kebaikan.
3⃣ *Salam panjang* : "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh".
- Dengan kebaikan sempurna.
Dengan penjelasan ini, mudah-mudahan tidak ada lagi yang menyingkat karena dapat merubah maksud.
ﻣَﻦْ ﺩَﻝَّ ﻋَﻠَﻰ ﺧَﻴْﺮٍ ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺃَﺟْﺮِ ﻓَﺎﻋِﻠِﻪِ
*Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya* (HR. Muslim 3509
Wednesday, January 11, 2017
“Jangan sekali-kali meremehkan kebaikan sedikitpun,
*K.H Maimun Zubair*
Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah...barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.
Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalan, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.
Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.
Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia...barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.
Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu, setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu..yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.
JIKA ENGKAU TIDAK BISA BERBUAT KEBAIKAN SAMA SEKALI, MAKA TAHANLAH TANGAN DAN LISANMU DARI MENYAKITI....SETIDAKNYA ITU MENJADI SEDEKAH UNTUK DIRIMU.
Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:
رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ
"Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya. Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya"
Jangan pernah meremehkan kebaikan, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena panjang shalat malamnya tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda
Rasulullah bersabda:
« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».
"Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya)bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum".(HR. Muslim)
Mari Akhiri hari ini dg Pikiran dan prilaku positif, semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan.. Aamiin...
Untukku untukmu..
Semoga bermanfaat.
Tak terasa air mataku menetes....
Tak terasa air mataku menetes....
Silahkan di baca...
Sesudah jumatan aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.
Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue traditional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.
Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras mesjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari komplek sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.
Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.
"Berapa harganya Nek?"
"Satu plastik kue Lima ribu, nak", jawab si nenek.
Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :
"Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi."
Si nenek jelas sekali terlihat berbinar2 matanya :
"Ya Allah terima ksh bnyk Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya utk beli obat cucu yg lagi sakit." Si nenek langsung jalan.
Refleks aku panggil anak lelaki itu.
"Siapa namamu ? Kelas berapa?"
"Nama saya Radit, kelas 2, pak", jawabnya sopan.
"Uang jajan kamu sehari lima puluh ribu?'"
" Oh .. tidak Pak, saya dikasih uang jajan sama papa sepuluh ribu sehari. Tapi saya tidak pernah jajan, karena saya juga bawa bekal makanan dari rumah."
"Jadi yang kamu kasih ke nenek tadi tabungan uang jajan kamu sejak hari senin?", tanyaku semakin tertarik.
"Betul Pak, jadi setiap jumat saya bisa sedekah Lima puluh ribu rupiah. Dan sesudah itu saya selalu berdoa agar Allah berikan pahalanya untuk ibu saya yang sudah meninggal. Saya pernah mendengar ceramah ada seorang ibu yang Allah ampuni dan selamatkan dari api neraka karena anaknya bersedekah sepotong roti, Pak", anak SD itu berbicara dengan fasihnya.
Aku pegang bahu anak itu :
" Sejak kapan ibumu meninggal, Radit?"
"Ketika saya masih TK, pak"
Tak terasa air mataku menetes :
"Hatimu jauh lebih mulia dari aku Radit, ini aku ganti uang kamu yg Lima puluh ribu tadi ya…", kataku sambil menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan ke tangannya.
Tapi dengan sopan Radit menolaknya dan berkata :
"Terima kasih banyak, Pak… Tapi untuk keperluan bapak aja, saya masih anak kecil tidak punya tanggungan… Tapi bapa punya keluarga…. Saya pamit balik ke kelas Pak".
Radit menyalami tanganku dan menciumnya.
"Allah menjagamu, nak ..", jawabku lirih.
Aku pun beranjak pergi, tidak jauh dari situ kulihat si nenek penjual kue ada di sebuah apotik. Bergegas aku kesana, kulihat si nenek akan membayar obat yang dibelinya.
Aku bertanya kepada kasir berapa harga obatnya. Kasir menjawab : " Empat puluh ribu rupiah.."
Aku serahkan uang yang ditolak anak tadi ke kasir : " Ini saya yang bayar… Kembaliannya berikan kepada si nenek ini.."
"Ya Allah.. Pak…"
Belum sempat si nenek berterima kasih, aku sudah bergegas meninggalkan apotik… Aku bergegas menuju Pandeglang menyusul teman-teman yang sedang keliling dakwah disana.
Dalam hati aku berdoa semoga Allah terima sedekahku dan ampuni kedua orang tuaku serta putri tercintaku yang sudah pergi mendahuluiku kembali kepada Allah.
Sahabat ada kalanya seorang ank lebih jujur dri pada orang dewasa,ajrkan lah ank2 kita dri dini tindakan nyata yg bukan teori semata.
Kisah ini dari hamba Alloh.
Silahkan di share
Tuesday, January 10, 2017
Hadirilah kajian ilmiah BADA MAGHRIB اِ نْ شَآ ءَ اللّه "Fitroh pada Diri Manusia" Pemateri : Ustadz YUSUF UTSMAN BAISA Lc MA Hafidzahullah**
KajianYuk:
بِسْـمِ اللّهِ
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Hadirilah kajian ilmiah BADA MAGHRIB اِ نْ شَآ ءَ اللّه
📆 SELASA, 12 Robi'ul Akhir 1438 H / 10 Januari 2017
⏰Waktu : MAGHRIB - ISYA
📖 Materi : "Fitroh pada Diri Manusia"
Pemateri : Ustadz YUSUF UTSMAN BAISA Lc MA Hafidzahullah**
🕌Tempat :
Masjid Nurullah - Apartemen Kalibata City, Basement Tower Cendana Jl. TMP Kalibata Raya - Jakarta selatan
Live stream: www.nurullah.id / Nurullah Official Channel in Youtube
CP :
📱 087887000142
جَزَاك اللهُ خَيْرًا
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَات
🔊MOHON BANTU SEBARKAN
**menggantikan ustadz Lutfi Abdul Jabbar yg berhalangan hadir.
