Tuesday, January 3, 2017

cerita bagus sekali mhn izin share

Ada cerita bagus sekali mhn izin share, mungkin pernah baca, tapi saya juga gak bosen bacanya, bahkan sambil mbrebes mili.

INI KISAH NYATA
(maaf kopas, sangat panjang lagi)

Mari kita baca & ambil pelajaran darinya.

Biarlah berulang ulang kita baca, karena itu cara Allah membimbing kita ke dalam Rahmat NYA....

................................

Seusai Sholat Shubuh aku dikejutkan oleh Bunda
"Ari, Nenek kamu masuk Rumah Sakit. Bunda harus datang melihatnya"

Kulihat wajah bunda nampak sedih.

Tentu aku harus mendampingi bunda, karena tempat tinggal nenek tidak di Jakarta tapi Sumatera.

Sementara aku hampir tidak mungkin meninggalkan kesibukanku di Jakata, Apalagi mitra bisnisku dari luar negeri sedang ada di Jakarta untuk menjajaki kerjasama pembelian produksi pabrikku.

kulihat Bunda sedang sibuk mengemas pakaiannya di kamar.

"Bunda, apa enggak bisa berangkatnya lusa aja"
kataku dengan lembut.

"Bunda enggak mau ganggu kamu, bunda bisa pergi sendiri kok, antar saja Bunda ke Bandara ya"
kata bunda sambil memasukan pakaiannya kedalam koper.

"Baru minggu lalu bunda ke Dokter dan sekarang masih harus istirahat"
Kataku dengan tetap lembut sambil memegang tas kopernya untuk mencoba menahannya pergi. "Lusa aja ya, aku temanin"

"Tidak !!! "
mata Bunda melotot. Kalau sudah begini aku hanya bisa menghela napas panjang.
Sepeti biasanya aku harus mengalah untuk mengikuti kata Bunda. Istriku juga punya sifat sama denganku untuk mengikuti kehendak Bunda"

"Baiklah, kita pergi sam-sama". Seperti biasanya pula Bunda tersenyum cerah, dia memelukku.

Didalam pesawat aku menuju kota kelahiran ayahku,
lamunanku terbang kemasa kanak kanaku. ....................

Dalam usia 5 tahun, aku sudah yatim. Karena ayah meninggal akibat sakit.

Menurut cerita Bunda, ketika Ayah meninggal status ayah masih mahasiswa di Yogya. Bunda bukanlah dari keluarga kaya.
Bunda juga seorang Yatim, beda dengan Ayah yang terlahir dari keluarga Pajabat tinggi di Sumatera.

Sehingga walau Ayah berstatus mahasiswa namun kiriman uang dari orang tuanya masih cukup untuk menanggung hidupnya berkeluarga.
Ayah sengaja merahasiakan perkawinan itu kepada keluarga besarnya. Namun dua tahun setelah ayah meninggal, bunda datang ke keluarga ayah sambil membawaku.
Aku masih ingat ketika itu usiaku 7 tahun.

Aku tidak begitu ingat persis bagaimana suasana ketika Bunda memperkenalkan dirinya sebagai menantu dan aku sebagai cucu kepada kakek dan nenekku.

Yang aku tahu setiap tahun bunda selalu membawaku kerumah kakek dan nenek.

Setiap tahun, setiap lebaran, Bunda mengajakku pergi kerumah kakek dan nenek. Dengan berlelah lelah naik bus melewati pulau Jawa dan Sumatera untuk sampai.

Tak pernah aku antusias datang ke rumah kekek dan nenek. Sebagai anak kecil aku tahu bahwa kakek nenek tidak pernah hangat dengan kehadiranku dan Bunda.

Beda sekali dengan perlakuannya kepada saudara sepupuku yang lain, seperti Adi, Rini, Bobi, Anto, Dedi. Setiap lebaran, kulihat para sepupuku datang dari Jakarta, Bandung, Surabaya dengan pakaian bagus.

Beda sekali denganku. Bila semua Istri Om sibuk berdandan di kamar atau bermalasan di taman belakang rumah kakek yang luas itu, Bunda malah sibuk di dapur memasak , seperti pembantu.

Ayahku adalah anak tertua diantara empat bersaudara. Semua saudara ayah laki laki. Tidak ada perempuan.

Istri Om semua memang cantik-cantik. Menurut yang kutahu dari nenek, yang selalu diulang-ulang dihadapan Bunda, bahwa semua Istri Om dari kalangan keluarga terhormat. Seakan merendahkan keberadaan Bunda. Tapi kulihat Bunda tak pernah tersinggung.

Selama membesarkan ku, Bunda tak pernah mendapat bantuan satu senpun dari keluarga Ayah. Juga Bunda tidak pernah memohon bantuan dari mereka.

Bunda bekerja keras di perusahaan Swasta sebagai tenaga administrasi. Bundapun tak pernah terpikir untuk menikah kembali. Ketika aku sudah remaja, aku sudah bisa beralasan bila Bunda mengajakku lebaran di rumah kakek.

"aku males ke rumah kakek dan nenek. Mereka enggak sayang sama aku. Kenapa kita harus ke rumah mereka?"

Demikian alasanku. Tapi Bunda dengan segala sifatnya yang keras memaksaku untuk ikut. akupun tak berdaya.

Ketika aku tamat SMU, aku tidak kuliah. Aku memilih bekerja di bengkel.

"Saya tak ada uang untuk mengirim Ari ke universtas, Yah". Demikian kata ibu kepada kakek ketika menanyakan mengapa aku tidak kuliah.

Kakek dan nenek nampak tersenyum sinis ketika mengetahui keadaanku.

Tahun-tahun berikutnya ketika lebaran. Kakek dengan kebanggaannya bercerita tetang sepupuku yang berangkat ke luar negeri untuk kuliah. Ada juga yang masuk perguruan tinggi swasta bergengsi di Jakarta. Aku maklum karena Om ku semua mempunyai posisi sebagai Pejabat dan ada juga yang jadi pengusaha.

Aku dan Bunda hanya diam mendengar cerita itu. Tapi, tak pernah mengurangi niat Bunda untuk datang ke rumah kakek dan nenek.
Dan aku semakin bosan dengan sikap keluarga ayahku.

Yang pasti bi idznillaah, izin Allaah SWT ditambah kerja kerasku, aku bisa menanggung Bunda dan Bunda tak perlu lagi berkerja keras.

Berjalannya waktu, yang tadinya aku sebagai pekerja bengkel, akupun sudah bisa mandiri dengan membuka usaha bengkel sendiri.

Lambat laun, aku mendapat mitra untuk membuat komponen bodi kendaraan sebagai pemasok pabrikan otomotif. Usaha ini ku geluti dengan kerja keras siang malam dan akhirnya berkembang. Ini semua tidak bisa dilepaskan peran Bunda yang tak henti mendoa' kan ku.

Akupun dapat hidup mapan. Namun, kewajiban setiap lebaran datang berkunjung ke rumah kakek nenek tetap saja dilakukan oleh Bunda dan aku harus ikut.

Tapi belakangan keluarga yang berkumpul di rumah kakek dan nenek tidak lagi utuh. Yang lain hanya menelphone mengucapkan selamat lebaran kepada kakek dan nenek. Sepupuku pun tak semua datang. Mereka bersikap sama dengan orang tuanya, mengucapkan selamat lebaran via SMS, telpon atau WA. Tapi kakek dan nenek tetap bangga dengan mereka.

Aku tak pernah cerita tentang keadaanku karena kakek dan nenek tak pernah bertanya tentangku. Walaupun mereka tahu aku dan Bunda tidak lagi datang dengan bus tapi menggunakan pesawat terbang.
.........

Tak terasa roda pesawat sudah menyentuh landasan. Kulihat Bunda tersentak dari tidur lelapnya. Dia melirik kearahku dan entah kenapa dia menciumku keningku. "Ada apa Bunda ?" tanyaku dengan tesenyum

"Bunda ingat akan ayahmu". Bunda nampak berlinang air mata. Aku hanya diam "Ayahmu pria yang sangat baik. Sangat baik". Dia pria yang Sholeh. Ayahmu berencana bila dia selesai kuliah dan dapat pekerjaan maka dia akan membawa Bunda dan kamu ke keluarga besarnya.

Bunda tahu kok, Ayahmu dalam posisi lemah ketika melamar Bunda. Di samping itu dia sadar karena pilihannya kepada bunda membuat dia berbeda dengan Ayahnya.

Ayahmu mencintai bunda karena dia lebih mencintai Allaah dari apapun" Sambung Bunda.

"Maksud Bunda apa?"

"Ayahmu memilih Bunda karena Agama". Dia tidak melihat Bunda karena kecantikan, karena keturunan orang kaya, karena apa-apa. Dihadapan Ayahmu, Bunda adalah muslimah yang baik, yang miskin. Dan itu pasti akan ditentang habis oleh keluarganya"

Air mata Bunda berlinang dan akhirnya air mata itu jatuh membasahi pipinya"

"kamu adalah putra ayahmu". Anak yang berbakti, Sholeh dan pekerja keras. "Benarlah kalau niat baik karena Allaah maka yang akan datang juga kebaikan"

Aku terdiam. Ada yang mengganjal dalam pikiranku. Ini momen yang tepat untuk bertanya ...

"Kenapa Bunda selalu menaruh hormat kepada kakek dan nenek.
Padahal mereka sangat acuh dan tidak peduli dengan kita"

Bunda menatapku dengan tersenyum

"Ketika Ayahmu pulang ke Sumatera dalam keadaan sakit, dia berpesan kepada Bunda , bila dia meninggal agar Bunda menjalin silahturahim dengan keluarganya dan mendidik mu untuk dekat kepada kedua orang tuanya"

Bunda terdiam sebentar sambil mengusap airmatanya. "Kamu tahu, setelah Ayahmu meninggal, butuh dua tahun Bunda untuk mengambil keputusan untuk bertemu dengan kakek dan nenekmu.

Walau karena itu tidak ada rasa hormat kepada Bunda, dan Bunda juga menyaksikan betapa kamu tidak diperlakukan sama seperti cucu yang lain, tapi Bunda ingat kata kata Ayahmu
"Cintailah sesuatu karena karena Allah. Tak penting rasa hormat dan imbalan dari manusia,
ya kan, anakku"

"Ya, Bunda" Terlontar begitu saja dari mulutku.

Entah kenapa kedatangan ku bersama Bunda kali ini disambut dengan air mata berlinang oleh kakek.

Dia peluk aku ketika sampai di kamar nenek dirawat.
Yang datang menjenguk hanya "aku dan Ibu". Sementara Om dan sepupuku tidak ada yang datang. Kulihat nenek dalam keadaan tertidur.

Dari kakek kutahu bahwa nenek terkena stroke tapi keadaanya cepat tertolong. Mungkin setelah itu nenek akan lumpuh. Kakek mengajakku keluar dari ruangan. Kami bicara di taman Rumah sakit.

"Dua tahun lalu Om mu yang pejabat di Jakarta, terkena kasus Korupsi. Dia dalam pemeriksaan oleh aparat yang berwajib".

Sebelumnya Om mu yang di Surabaya perusahaannya disita oleh Bank karena bankrut.

Om kamu yang di Bandung bercerai dengan istrinya karena soal perselingkuhan dan akhirnya terkena PHK sebagai PNS.

Semua anak-anak mereka tumbuh menjadi anak yang liar. Kuliah tidak selesai, dan terjebak dalam pergaulan bebas.

"aku terkejut, karena baru kali ini aku tahu" Mungkin karena hubunganku dengan keluarga ayahku tidak begitu dekat maka tak banyak kutahu soal mereka.

"Kakek tahu bahwa nenekmu punya penyakit darah tinggi dan jantung"

Makanya kakek berusaha menyimpan rapat rahasia tentang Om kamu yang tersangkut kasus karupsi.

"Tapi kemarin, ada yang memberi tahu bahwa Om kamu sudah di vonis penjara enam tahun atas tindakan korupsinya. Seketika itu pula nenekmu jatuh pingsan..."

Aku hanya diam untuk menjadi pendengar yang baik.

"Ari, kami tahu bahwa selama ini perlakuan kami kepada kamu dan ibu mu kurang baik"

Bahkan kami biarkan ibu mu menderita membesarkan kamu, membesarkan anak dari putra sulung kami, cucu kami.

Kami menyesal karena sikap kami selama ini. Belakangan ini, nenekmu selalu menyebut nama kamu......setiap dia menyebut namamu, seketika itu juga dia menangis.

Kini dimasa tua kami, kami resah karena tak tahu siapa yang akan mengurus kami.

"Nenekmu mungkin setelah ini akan lumpuh. Kakek sudah uzur dan lemah..."

Ku genggam tangan kakek.

"Aku yang akan merawat kakek dan nenek" Izinkan aku untuk membawa kakek dan nenek ke Jakarta, tinggal bersamaku. "Beri kesempatan aku untuk berbakti kepada kakek dan nenek, ya kek"

Seketika itu juga kakek memelukku erat.

Terasa pundakku  basah, "aku tahu kakek menangis" Harta yang ada jual saja lah kek. Untuk bantu Om dan Adik-adiknya.

"Dalam situasi ini tentu mereka sangat membutuhkannya. Dan sisanya kakek sedekahkan untuk Panti asuhan agar kakek punya bekal ke akhirat, setuju kan kek." kataku.

Kakek semakin erat pelukannya. "Maha suci Allaah SWT, sifatmu tak jauh beda dengan Ayahmu, yang begitu bijak menyikapi kami"

Bertahun-tahun aku di didik oleh Bunda untuk memahami makna cinta.

_*"Bahwa Cinta adalah tindakan memberi karena Allah", bukan mengharap balasan dari manusia.*_

akupun harus memahami hakikat cinta dalam kehidupan ini, termasuk menggantikan posisi ayahku untuk berbakti kepada kakek dan nenek, orangtua ayahku.
......

Bunda nampak bahagia sekali ketika melihatku mendorong kursi roda Nenek menuju tangga pesawat dengan di samping kakek yang berjalan sambil memegang lenganku. kami semua ke Jakarta.

.........

Ya Allah, semoga kami meninggal dalam keadaan sebagai insan yang Engkau cintai, Husnul Khootimah dan mendapat Syafaa'at yang agung dari Baginda Yang Mulia Rasulallaah Muhammad SAW.

Monday, January 2, 2017

BAGAIMANAKAH CARA MENGHITUNG HARI KETUJUH

BAGAIMANAKAH CARA MENGHITUNG HARI KETUJUH

Oleh
Al-Ustâdz Abu Unaisah, Abdul Hakim bin Amir Abdat

Dalam masalah inipun para ulama telah berselisih menjadi dua madzhab.

● Madzhab yang pertama :

Mengatakan bahwa menghitung jumlah tujuh hari itu ialah dengan memasukkan hari kelahirannya sebagai hari pertama atau dihitung satu hari.

Maka menurut madzhab pertama ini, apabila seorang anak lahir pada hari Ahad misalnya, baik lahirnya pada pagi hari sesudah fajar (shubuh) atau siang hari atau sore hari atau malam hari atau tengah malam sampai sebelum fajar hari Ahad malam Senin sama saja, maka cara menghitungnya sebagai berikut.

1. Hari Ahad hari pertama (hari kelahiran)
2. Senin hari kedua
3. Selasa hari ketiga
4. Rabu hari keempat
5. Kamis hari kelima
6. Jum'at hari keenam
7. Sabtu hari ketujuh yaitu hari penyembelihan atau hari aqiqah.

● Sedangkan madzhab kedua :

Tidak menghitung hari kelahiran sebagai hari pertama. Jadi cara menghitungnya sebagai berikut.

1. Senin hari pertama
2. Selasa hari kedua
3. Rabu hari ketiga
4. Kamis hari keempat
5. Jum'at hari kelima
6. Sabtu hari keenam
7. Ahad hari ketujuh yaitu hari penyembelihan atau hari aqiqah

Menurut Imam Nawawi madzhab pertamalah yang benar sesuai dengan zhahirnya hadits yakni hadits Samurah bin Jundub, "Disembelih untuknya pada hari ketujuh". Zhahirnya hari kelahiran dihitung satu hari sebagai hari pertama. Wallahu 'alam [1]

_______
Footnote
[1]. Majmu Syarah Muhadzdzab Juz 8 hal.431, Tuhfatul Maudud Bab VI Fasal 8.

[Disalin dari buku Menanti Buah Hati Dan Hadiah Untuk Yang Dinanti, Penulis Abdul Hakim bin Amir Abdat, Penerbit Darul Qolam, Komplek Depkes Jl. Rawa Bambu Raya No. A2, Pasar Minggu – Jakarta]

[Dikutip dari: https://almanhaj.or.id/271-aqiqah-bagaimana-cara-menghitung-hari-ketujuh.html ]

almanhaj.or.id | Media Islam Salafiyyah, Ahlussunnah wal Jama'ah

♻ Republished by MRA Al-Jafari Al-Alabi
📁 Grup WA & TG : Dakwah Islam
🌐 TG Channel : @DakwahFiqih

Share, yuk! Semoga saudara² kita mendapatkan faidah ilmu dari yang anda bagikan dan menjadi pembuka amal² kebaikan bagi anda yang telah menunjukkan kebaikan. آمِينَ.

*"SELALU TARUH KUNCI MOBIL DI DEKAT TEMPAT TIDUR ANDA !"*

Belajar dari kasus Pulomas; ada baiknya dishare lagi:

*"SELALU TARUH KUNCI MOBIL DI DEKAT TEMPAT TIDUR ANDA !"*

Tolong SHARE kiriman ini dan sampaikan kepada pasangan anda, teman² anda, tetangga, pemilik toko dekat rumah, dokter anda, dan semua orang (yang memiliki mobil tentunya), agar mereka meletakkan kunci mobil di dekat ranjang sebelum mereka tidur.

Ketika di malam hari anda mendengar suara² di luar, dan anda merasa bahwa ada orang yg sedang mencoba menyusup ke dalam rumah (pencuri, perampok, pemerkosa), dan di saat yg sama mendadak listrik mati (dimatikan oleh penyusup), SEGERA TEKAN TOMBOL ALARM MOBIL ANDA.. alarm tersebut akan terus menyala hingga anda sendiri yg mematikan atau accu mobil habis.

  Ini merupakan salah satu TIPS KEAMANAN yg saya dapat dari seorang teman yg memperolehnya dari ketua RT setempat. Pak RT ini memberikan himbauan kpd warganya agar apabila mendengar alarm mobil salah satu warga menyala dan tidak ber-henti², maka itu adalah TANDA PERINGATAN bahwa warga tsb membutuhkan bantuan.

Alarm mobil TERNYATA adalah sebuah sistem KEAMANAN yg tanpa kita sadari SUDAH KITA MILIKI, tanpa perlu instalasi di rumah, tanpa memerlukan listrik rumah dan sulit dimatikan oleh siapapun.

Ketika alarm mobil dinyalakan dan terus berbunyi otomatis akan membangunkan tetangga, satpam kompleks, hansip dan orang² lain di lingkungan anda, dan bahkan tidak jarang mereka akan keluar, mendatangi rumah anda, jika mereka sadar anda dalam bahaya mereka dapat SEGERA memberikan pertolongan atau menghubungi polisi.

Alarm mobil juga berguna untuk melindungi anda di tempat² umum seperti tempat parkir misalnya. Selalu pegang kunci mobil di dalam saku saat anda sedang berjalan menuju tempat parkir kendaraan. Ketika anda merasa diikuti orang atau mengalami tindakan yg membutuhkan bantuan, upaya pemerkosaan dan pelecahan seksual, segara tekan tombol alarm mobil, maka orang² di sekitar akan terpancing perhatiannya.

  Dalam kasus² yg lebih spesifik, kunci mobil kadang dibawa oleh orang tua / lanjut usia. Untuk rumah² berukuran besar, ketika kakek / nenek ini sedang ber-jalan² di dalam rumah dan mengalami hal² yg berbahaya, seperti terjatuh, terkena serangan jantung, refleks mereka akan mengarah kpd menekan tombol alarm kunci mobil (mudah²an masih sempat dilakukan) untuk meminta pertolongan orang rumah karna mungkin berteriak sudah tidak mampu lagi dilakukan.

Tips ini boleh dicoba bagi anda secara pribadi atau dapat pula disosialisasikan di lingkungan anda agar kita saling menjaga dan saling peduli dgn keselamatan sesama kita.

🙏 _Semoga dgn SHARE Artikel ini bermanfaat dan dapat menyelamatkan kita semua_.🙏

Belajar Pokok-Pokok Islam dari Dasar secara Ringkas dan Mudah (Insyâ Allâh), Tanpa Mengganggu Aktivitas Harianmu, Mau?

#Catat_Tanggal-nya ya & Bergabunglah bersama ratusan orang yang mengejar kebaikan akhirat..!

🍃 Belajar Pokok-Pokok Islam dari Dasar secara Ringkas dan Mudah (Insyâ Allâh), Tanpa Mengganggu Aktivitas Harianmu, Mau? 🍃

⬇ Baca ini sejenak ⬇

👉 Anda seorang pekerja, ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, atau pengusaha..?

● Mau belajar pokok-pokok Islâm dari dasar, tapi bingung: mulai dari mana?
● Mau jadi anak, suami, istri, ayah, atau ibu yang shâlih/shâlihah dan bermanfaat bagi keluarga? (Ke-shâlih-an diraih dengan ilmu ^^)

Ini saatnya Anda raih hâl tersebut..

👉 Karena belajar dan mengerti tentang Islâm bukan hanya tugas para santri atau ustâdz ^^

👉 Persiapkan diri dan gadget Anda untuk daftar di salah satu Program Belajar Online Terbaik yang sistematis dan mudah dipahami:

"Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullâh Roy"

📌 Apa itu HSI?
Kajian Islâm Sistematis berbasis WhatsApp (via audio berdurasi pendek), dan Ujian Online menggunakan Website.

📌 Siapa Pemberi Materinya?
Yaitu, Ustâdz 'Abdullâh Roy, Lc., M.A. (hafizhahullâh).

Beliau adalah salah satu putra terbaik Indonesia, yang saat ini ditunjuk & diberi amanah sebagai salah satu 'Pengajar Resmi' di Masjid Nabawiy, Madinah. Selain mengajar, kini beliau tengah menyelesaikan Beasiswa Pendidikan-nya pada Program Doctoral di International Islamic University of Madinah.

📌 Apa aja yang dibahas dan dipelajari?
1.   Belajar Tauhid
2.   Mengenal Allah
3.   Mengenal Rasulullah صلى الله عليه وسلم 
4.   Mengenal Agama Islam
5.   Iman kepada Hari Akhir
6.   Iman kepada Malaikat
7.   Iman kepada Kitab-Kitab
8.   Al-Qawâ'id al-Arba'
9.   Nawâqidh al-Islâm (Pembatal-Pembatal Keislaman)
10. Iman kepada Para Rasul
11. Iman kepada Taqdir
12. Sirah Nabawiyah (Sejarah Nabi)

📌 Apa yang Akan Didapat dari Program Ini?
Selain mendapatkan ilmu bermanfaat dan teman-teman baru, insyâ Allâh, Anda akan mendapatkan Syahadah (Sertifikat) Keikusertaan dalam Pelajaran & Evaluasi/Ujian.

📌 Berapa Biayanya?
GRATIS ^^

👉 So, catat atau simpan waktu Pendaftaran Angkatan 2017 ya, & jangan lewatkan..!

3 - 16 Rabî'uts Tsânî 1438 H (2 - 15 Januari 2017 M)

#Share yuk..!

🌾 Rasulullah shallallâhu 'alaihi wasallam bersabda:

من استطاع منكم أن ينفع أخاه فلينفعه
"Barangsiapa, di antara kalian, mampu memberikan manfaat kepada saudaranya, maka hendaklah memberikan manfaat."  [HR. Muslim dan selainnya. Shahîh al-Jâmi' (no. 6019)]

الدّالّ على الخير كفاعله
"Orang yang menunjukkan pada kebaikan (pahalanya) seperti orang yang melakukan kebaikan tersebut."  [HR. at-Tirmidziy, al-Bazzâr, dan ath-Thabrâniy dalam al-Mu'jam al-Kabîr. Shahîh al-Jâmi' (no. 3399)]

#HSI
#HalaqahSilsilahIlmiyyah
#HSIAbdullahRoy

BUGHATS (BURUNG GAGAK)

BUGHATS (BURUNG GAGAK)

Seorang ulama dari Suriah bercerita tentang do'a yang selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini.

ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺍﺭﺯُﻗﻨَﺎ ﻛَﻤَﺎ ﺗَﺮﺯُﻕُ ﺍﻟﺒُﻐَﺎﺙََ

Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats.

Apakah "bughats" itu?
Dan bagaimana kisahnya?

"Bughats" anak burung gagak yang baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yang disebut "bughats".

Ketika sudah besar dia menjadi gagak (ghurab).
Apa perbedaan antara bughats dan ghurab?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.
Saat induknya menyaksikanya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu hanya mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru menetas dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.

Lalu bagaimana ia makan dan minum...?
Allah Yang Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan _aroma_ tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak tersebut sehingga mengundang datangnya serangga ke sarangnya. Lalu berbagai macam ulat dan serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak dan ia pun memakannya.
ماشاءالله
Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu anaknya dan ia pun mau memberinya makan sehingga tumbuh dewasa untuk bisa terbang mencari makan sendiri.

Secara otomatis aroma yang keluar dari tubuhnya pun hilang dan serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.

Dia-lah Allah, Ar Razaq, Yg Maha Penjamin Rezeki.

... نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَّعِيشَتَهُمْ فِى الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا

...Kamilah yang menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia...
(QS. Az-Zukhruf: Ayat 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun engkau berada, selama engkau menjaga ketakwaanmu kepada Allah, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril membisikkan di dalam qalbuku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, bertaqwalah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan datangnya rezeki membuatmu mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan menta'atinya."

Jadi tidaklah pantas bagi orang-orang yang beriman berebut rezeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya rezeki itu dan cara memperolehnya.

Mari introspeksi diri, apakah muamalah dan pekerjaan yang kita lakukan ini sudah sesuai hukum الله atau belum. Mengetahui status hukum perbuatan dulu baru berbuat.

Itulah sikap selayaknya seorang muslim.

اَللّٰهُمَّ اَكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ.

"Ya Allah, berilah aku kecukupan dengan rezeki yang halal, sehingga aku tidak memerlukan yang haram, dan berilah aku kekayaan dengan karuniamu, sehingga aku tidak memerlukan bantuan orang lain, selain diri-Mu." (HR. Ahmad)

Oleh sebab itu wahai kaum muslim, janganlah kita takut akan kurangnya rezeki, Allah Subhanahuwata'ala sudah mengatur rezeki. Sadarilah kitalah yang sebenarnya tidak pernah puas dan qanaah (menerima) dalam mensyukuri nakmat. Perbanyaklah bersyukur dan beristiqfar agar kita disayang Allah Subhanahuwata'ala.

Selamat bekerja.
Semoga hidup kita dicukupkan oleh rezeki yang halalan thoyyiban dan dipenuhi keberkahan didalam mencari karunia Allah Subhanahuwata'ala diatas muka bumi ini.

آمــــــــــــــــــين يا رب العالمين

والله أعلمُ بالـصـواب

Semoga ada manfaatnya

Friday, December 30, 2016

Kalender puasa 2017

Kalender puasa 2017

Jika kendaraan ditarik pihak leasing

Tolong Di Share di WA GRUP. Dan Sebarkan, Ke Seluruh Jajaran, Sekedar info buat rekan2 

```Bank Indonesia dalam Surat Edaran BI No. 15/40/DKMP tanggal 23 Sep 2013 ......mengatur bahwa syarat uang muka/DP kendaraan bermotor melalui bank minimal adalah 25% utk roda 2 dan 30% untuk kendaraan roda 3 atau lebih untuk tujuan nonproduktif, serta 20% utk roda 3 atau lebih untuk keperluan produktif```

```Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yg melarang leasing atau perusahaan pembiayaan utk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yg menunggak kredit kendaraan

Hal itu tertuang dlm Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yg dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012

Menurut Undang² No 42 Tahun 1999, fidusia adalah suatu proses mengalihkan hak milik atas suatu benda dgn dasar kepercayaan, tapi benda tersebut masih dlm penguasaan pihak yg mengalihkan

Fidusia umumnya dimasukkan dlm perjanjian kredit kendaraan bermotor Kita sebagai debitur membayar biaya jaminan fidusia tersebut.
```
*Pihak leasing wajib mendaftarkan setiap transaksi kredit di depan notaris atas perjanjian fedusia ini*,

``` Jadi perjanjian fidusia ini melindungi aset konsumen, leasing tdk bisa serta merta menarik kendaraan yg gagal bayar karna dgn perjanjian fidusia, alur yg seharusnya terjadi adalah pihak leasing melaporkan ke pengadilan! Sehingga kasus Anda akan disidangkan & pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan utk menyita kendaraan Anda dan kendaraan Anda akan dilelang oleh pengadilan & uang hasil penjualan kendaraan melalui lelang tersebut akan digunakan utk membayar utang kredit Anda ke perusahaan leasing, lalu uang sisanya akan diberikan kepada Anda```

*Jika kendaraan anda akan ditarik leasing, mintalah surat perjanjian fidusia dan sebelum ada surat fidusia tersebut jangan bolehkan penagih membawa kendaraan anda*

```Karena jika mereka membawa sepucuk surat fidusia (yg ternyata adalah palsu) silakan anda bawa ke hukum, pihak leasing akan didenda minimal Rp 1,5 milyar
Tindakan Leasing melalui Debt Collector/Mata elang yang mengambil secara paksa kendaraan dirumah, merupakan tindak pidana Pencurian.
Jika pengambilan dilakukan dijalan, merupakan tindak pidana Perampasan.
Mereka bisa dijerat Pasal 368, Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3 & 4 junto```semoga bermanfaat.....

Jaring ada di karawang utk pengadilan judisia selama ini sudah berjalan dgn baik dan leasing tdk berani menarik kendaraan dari konsumen, ayo sebarkan utk menghentikan tindakan semena mena dari mata elang atau dep kolektor mari tertib hukum hargai hukum agar kita menjadi masyarakat yang cerdas.